Belajar Mengenal Apa itu Spread Forex

Apa itu Spread forex?

Bagi Anda yang memiliki keinginan untuk mulai berinvestasi di forex, Anda tentu paham benar bagaimana besarnya potensi keuntungan yang dapat diberikan instrumen ini. Dari sejumlan instrumen investasi, forex memang menjadi salah satu yang paling diminati hingga saat ini. Untuk bisa sukses dan mendapatkan keuntungan yang masksimal dari forex, penting bagi Anda untuk memahami dengan baik semua ketentuan yang terdapat pada instrumen tersebut, termasuk berbagai istilah yang kerap digunakan di dalamnya. Sebagaimana instrumen lainnya yang diperdagangkan secara internasional, forex juga memiliki sejumlah istilah yang wajib Anda pahami dengan baik sejak awal.
Agar mudah dalam mengelola investasi forex, setidaknya Anda harus memahami beberapa istilah terpenting berikut ini:

Apa itu spread forex?
Spread merupakan selisih poin yang terdapat pada harga permintaan dengan harga penawaran. Jumlah spread ini ditentukan oleh broker dan akan menjadi komisi yang bersangkutan atas jasa trading yang telah diberikannya kepada kliennya. Sebagaimana jasa lainnya, broker juga menggunakan menetapkan sejumlah spread untuk setiap transaksi yang dilakukanya terhadap investasi klien. Dengan dana spread inilah broker akan membayar seluruh biaya transaksi yang diterapkan oleh pihak pemilik paltform forex.

Pada umumnya, broker tidak memiliki platform trading sendiri dan menyewa serta menggunakan platform trading tersebut melalui perusahaan penyedia layanan tersebut. Artinya, broker juga akan mengeluarkan sejumlah biaya sewa atas penggunaan layanan platform trading yang digunakannya untuk bertransaksi, dan hal inilah yang akan ditutupi dengan menggunakan sebagian spread yang dibayarkan oleh kliennya. Di dalam praktekya, spread ini biasanya akan dibedakan dalam 2 kategori, yakni: Fix Spread dan Spread Dinamis.

Apa itu leverage forex?
Di dalam investasi forex, Anda juga akan mengenal istilah laverage. Laverage merupakan daya ungkit yang dapat memungkinkan seorang investor (trader) untuk melakukan sebuah transaksi forex dengan menggunakan sejumlah modal yang nilainya jauh lebih besar dari jumlah modal sebenarnya yang dimilikinya (berada dalam deposit). Dalam hal ini, laverage sendiri akan disediakan langsung oleh broker yang digunakan investor yang bersangkutan. Laverage akan memungkinkan seorang trader untuk meminjam dan menggunakan dana yang dimiliki oleh broker, namun tentunya dengan pantauan dari broker itu sendiri.
Misalnya: seorang investor memiliki dana sebesar USD 200, dan broker yang dipilihnya menyediakan leverage sebesar 1:1 hingga 1:1000. Dalam hal ini, investor bebas memilih leverage yang disediakan oleh broker untuk transaksi yang akan dilakukannya, selama itu berada dalam range yang telah ditentukan dan disepakati oleh kedua belah pihak. Jika investor memilih laverage 1:1000, maka nilai deposit dana yang dapat ditransaksikan adalah sebesar : 1000 x 200 = USD 200.000.
Penggunaan laverage seperti ini, akan sangat membantu investor untuk melakukan berbagai transaksi yang besar, meskipun di luar jangkauan deposit (dana) yang telah disetorkannya kepada brokernya. Namun meskipun demikian, penggunaan laverage ini tetaplah harus dilakukan dengan penuh pertimbangan, mengingat resiko kerugian selalu ada di dalam setiap instrumen investasi, termasuk di dalam investasi forex ini.
Agar ivestasi yang akan Anda lakukan berjalan dengan aman dan lancar, maka ada baiknya Anda memahami dengan baik apa itu trading forex dan bagaimana cara mengelolanya dengan tepat. Pemahaman yang tepat serta pengelolaan resiko yang baik, akan memungkinkan Anda bisa sukses dan mendapatkan keuntungan yang maksimal dari forex.